"Dalam pelaksanaannya, tim SAR gabungan membagi personel menjadi dua kelompok. Tim pertama difokuskan untuk mengevakuasi lima orang korban, sementara tim kedua melakukan upaya penyelamatan terhadap tiga korban lainnya yang berada di titik berbeda," katanya.
Proses evakuasi berlangsung cukup menantang karena hujan masih turun dan medan licin. Meski demikian, pada pukul 19.34 WIB, tim pertama berhasil mengevakuasi lima korban dalam kondisi selamat dan membawa mereka ke posko.
Selanjutnya, tim kedua melanjutkan pencarian terhadap tiga korban yang tersisa. Setelah hampir dua jam melakukan penyisiran dan upaya penjangkauan, pada pukul 21.54 WIB tim kedua berhasil mengevakuasi tiga survivor lainnya, juga dalam kondisi selamat, dan langsung dibawa ke posko.
Dengan demikian, seluruh korban dinyatakan selamat.
Adapun data delapan korban yang berhasil dievakuasi, yakni, Ibnu Nabib (18), warga Kota Pekanbaru, Riau, Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, Sandi Al Saiba (15), asal Kota Pariaman, Zafran (18), asal Kota Padang.
Kemudian, Dwi Eka Saputra (16), warga Kota Padang, Haikal Aquari (16), warga Kota Pariaman, Muhammad Zikri (17), warga Kabupaten Darmasraya, Putra Ramadhan (16), asal Lubuk Minturun dan Muhammad Afdhal (17).
"Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula saat delapan remaja tersebut tiba di kawasan air terjun Sungai Bangek sekitar pukul 12.00 WIB. Tidak lama setelah mereka sampai, debit air sungai tiba-tiba membesar. Lima orang berada di satu sisi seberang sungai, sementara tiga lainnya terpisah di seberang berbeda," katanya.
Ketika mencoba kembali ke jalur awal, ungkap Abdul Malik, akses ke bawah sudah tidak dapat dilalui karena arus deras. Tiga korban kemudian berupaya naik ke atas bukit hingga mencapai ladang warga, namun masih jauh dari akses jalan, sehingga meminta bantuan evakuasi.