Dua Hari Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Cari Remaja yang Hanyut saat Mandi di Sungai Pessel

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 16 Februari 2026 | 15:34 WIB
Operasi pencarian seorang remaja bernama Aska (13) yang hilang saat mandi-mandi di Sungai Liku, Kecamatan Ranah Pasisie, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat (Sumbar). Korban dilaporkan hilang sejak Sabtu (14/2/2026) sore. (Dok. Basarnas)
Operasi pencarian seorang remaja bernama Aska (13) yang hilang saat mandi-mandi di Sungai Liku, Kecamatan Ranah Pasisie, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat (Sumbar). Korban dilaporkan hilang sejak Sabtu (14/2/2026) sore. (Dok. Basarnas)



"Saat ini, operasi pencarian memasuki hari kedua sejak pukul 07.00 WIB, lima personel dari Unit Siaga SAR Pesisir Selatan diterjunkan ke titik lokasi kejadian untuk melanjutkan upaya pencarian," katanya.





Dalam operasi ini, tim menggunakan berbagai peralatan pendukung, di antaranya rescue car carrier, LCR, peralatan evakuasi, peralatan medis, peralatan komunikasi, serta aqua aye.





"Seluruh peralatan tersebut dimanfaatkan untuk menunjang pencarian di sepanjang aliran sungai dan area yang berpotensi menjadi titik keberadaan korban," ujar Abdul Malik.





Unsur-unsur yang terlibat dalam operasi SAR gabungan, katanya, meliputi Unit Siaga SAR Pesisir Selatan sebanyak lima orang, unsur Polri tiga orang, BPBD 10 orang, perangkat nagari empat orang, serta sekitar 30 orang masyarakat setempat yang turut membantu pencarian.





Meski cuaca dilaporkan cerah dengan kecepatan angin sekitar 5 knot, tim di lapangan menghadapi kendala berupa lokasi blank spot (titik buta jaringan) yang menyulitkan komunikasi.





"Kondisi tersebut membuat koordinasi harus dilakukan secara langsung di lapangan dengan mengandalkan peralatan komunikasi yang tersedia," katanya.





Abdul Malik menegaskan, Tim SAR Gabungan akan terus melakukan penyisiran secara maksimal dengan mengutamakan keselamatan personel. Upaya pencarian difokuskan di sekitar lokasi kejadian dan aliran sungai yang berpotensi dilalui korban.





"Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di sekitar aliran sungai, agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Operasi SAR akan terus dilanjutkan hingga korban berhasil ditemukan," pungkasnya. (adl)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X