Sumbardaily.com, Padang – Aksi demo pedagang Pasar Raya Padang kembali berlangsung di depan Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (11/2/2026).
Unjuk rasa ini merupakan kelanjutan dari aksi serupa yang digelar pada Senin (9/2/2026), dengan tuntutan utama agar Pemerintah Kota (Pemko) Padang membuka ruang dialog serta menunda rencana pemindahan pedagang selasar menjelang Ramadan.
Dalam aksi tersebut, para pedagang menyampaikan kekecewaan karena merasa aspirasi mereka belum mendapatkan tanggapan langsung dari pimpinan daerah.
Hingga aksi kedua digelar, Wali Kota Padang disebut belum menemui perwakilan pedagang untuk mendengarkan keluhan secara langsung.
Koordinator aksi, Ahmad Yani, mengatakan para pedagang tetap berupaya menyampaikan aspirasi secara terbuka.
"Kami kembali lanjut aksi lagi. Namun sampai sekarang, Pak Wali tidak mau menerima aspirasi masyarakat dan tidak menemui kami," ujarnya kepada wartawan.
Ia mengaku kecewa terhadap sikap pimpinan daerah yang dinilai tidak menggubris keluhan pedagang pasar. Menurutnya, pedagang juga merupakan bagian dari warga Kota Padang yang berhak didengar aspirasinya.