Darurat Narkoba di Sumbar, Polisi Serukan Peran Keluarga dan Nilai Agama

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 10 Februari 2026 | 16:59 WIB
Ilustrasi Sabu (Foto: Freepik)
Ilustrasi Sabu (Foto: Freepik)


Sumbardaily.com, Padang – Polda Sumatera Barat (Sumbar) mengungkap bahwa wilayah Sumbar kini tidak lagi sekadar menjadi daerah transit, melainkan telah berubah menjadi target peredaran narkoba.





Kondisi ini diungkapkan langsung oleh Waka Polda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, yang menyebut ancaman narkotika sebagai situasi serius yang membutuhkan perhatian bersama.





Dalam konferensi pers di Mapolda Sumbar, Selasa (10/2/2026), Solihin menekankan bahaya narkoba tidak dapat dipandang sebagai persoalan biasa. Ia mengingatkan bahwa kelalaian menjaga masyarakat dari ancaman tersebut dapat berdampak luas terhadap keselamatan generasi penerus.





“Tidak terbayangkan kita tidak menjaga warga kita akan ancaman narkoba. Ini tentunya tidak bisa kita anggap biasa. Ini tanda lampu merah,” ujarnya.





Sepanjang periode Januari hingga Februari, jajaran Polda Sumbar mencatat telah mengungkap 35 kasus narkotika dengan 34 orang tersangka. Para pelaku terlibat dalam peredaran berbagai jenis narkotika, mulai dari ganja, sabu-sabu, hingga ekstasi.





Menurut Solihin, capaian pengungkapan tersebut mencerminkan komitmen kepolisian dalam menekan peredaran narkoba, bahkan di tengah situasi darurat bencana sekalipun. Ia menegaskan aparat tetap bekerja melakukan penindakan dan pencegahan.





“Ini bentuk komitmen kami, tiada hari tanpa pengungkapan kasus narkoba. Beberapa bulan lalu, dalam situasi bencana, mereka penyalahgunaan narkoba tetap mencari celah. Tapi kami tetap melakukan pengungkapan serta pencegahan,” tuturnya.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X