Setelah berhasil dievakuasi dari pinggir sungai, jenazah dibawa oleh pihak Puskesmas Barung Barung Balantai ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Zein Painan untuk dilakukan pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut.
"Pada malam harinya, sekitar pukul 20.00 WIB, unit identifikasi Satreskrim Polres Pesisir Selatan bersama Pamapta I Polres Pessel melaksanakan visum luar dan proses identifikasi di kamar jenazah RSUD M Zein Painan. Kegiatan tersebut didampingi oleh dokter umum rumah sakit setempat," ujar Irfan.
Dalam proses identifikasi, katanya, petugas menggunakan alat bantu pencarian wajah serta membandingkan data dengan media sosial guna menemukan kecocokan identitas korban. Upaya ini membuahkan hasil.
Berdasarkan keterangan hasil identifikasi, korban diketahui berinisial WS (36) lahir di Karawang, Jawa Barat (Jabar) pada 26 November 1989.
Korban diketahui tinggal di Dusun Karang Anyar RT 012 RW 003, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jabar.
Selain identitas, petugas juga mencatat sejumlah ciri khusus pada tubuh korban. Di antaranya terdapat tato di mata kaki sebelah kiri bergambar bunga, tato di punggung sebelah kanan, tato di pinggul sebelah kiri bergambar love, serta cincin di jari manis sebelah kiri. Saat ditemukan, korban menggunakan celana jeans merek Martin.
Kasat Reskrim Polres Pesisir Selatan AKP Muhammad Yogie Biantoro mengatakan, pihaknya telah berupaya mengonfirmasi identitas korban dengan anggota Polres Karawang guna menelusuri alamat serta keberadaan keluarga korban di Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang.
"Selama rangkaian kegiatan pemeriksaan dan identifikasi berlangsung, situasi dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali," katanya.