Rida Ananda menegaskan bahwa rangkaian rotasi, mutasi, dan promosi jabatan ini dilakukan untuk menutup kekosongan posisi sekaligus menyatukan langkah organisasi agar lebih inovatif dan adaptif dalam menghadapi dinamika kebutuhan masyarakat.
“Seluruh proses ini mencerminkan komitmen pimpinan daerah untuk memastikan birokrasi Kota Payakumbuh bergerak ke arah yang lebih baik, transparan, dan sesuai ketentuan,” kata Rida.
Dalam arahannya, ia menekankan tiga nilai utama yang harus menjadi pedoman para pejabat yang baru dilantik, yang disebutnya sebagai Trilogi Zuzema, yakni kejujuran, loyalitas, dan profesionalisme. Ketiga nilai tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam menjalankan amanah jabatan.
“Jabatan bukan hadiah, melainkan amanah besar dari pemerintah dan mandat dari masyarakat Kota Payakumbuh,” ujarnya.
Rida juga mengingatkan agar seluruh pejabat menjaga integritas, menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta menunjukkan loyalitas terhadap visi pembangunan daerah, bukan kepentingan pribadi maupun kelompok.
Ia mendorong pejabat bekerja berbasis data, memahami regulasi, serta mampu menyelesaikan persoalan dengan solusi yang efektif dan akuntabel.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan aparatur yang mampu mengeksekusi program secara cepat, tepat, dan terukur.