Cabai Merah Naik, Telur dan Cabai Rawit Turun di Pasar Padang Panjang

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 1 Februari 2026 | 17:24 WIB
Pedagang sayur di Pasar Pusat Padang Panjang tengah menjajakan dagangannya. (Foto: Kominfo Padang Panjang)
Pedagang sayur di Pasar Pusat Padang Panjang tengah menjajakan dagangannya. (Foto: Kominfo Padang Panjang)



Di sisi lain, perkembangan positif terlihat pada sejumlah komoditas pangan strategis yang justru mengalami penurunan harga. Penurunan ini dinilai menjadi angin segar bagi masyarakat karena berpotensi meningkatkan daya beli serta mendorong aktivitas transaksi ekonomi di pasar tradisional.





Chandra menyebutkan, komoditas yang mengalami penurunan harga meliputi telur ayam ras, telur ayam kampung, telur itik, cabai hijau, cabai rawit, bawang merah, bawang daun, terong, bawang bombai, serta minyak goreng kemasan sederhana.





Pada periode pemantauan pekan ini, harga telur ayam ras turun Rp15 dari Rp29.350 menjadi Rp29.335 per kilogram. Telur ayam kampung turun cukup signifikan sebesar Rp1.534, dari Rp58.267 menjadi Rp56.733 per kilogram, sementara telur itik turun Rp400, dari Rp32.000 menjadi Rp31.600 per kilogram.





Penurunan harga juga terjadi pada komoditas cabai. Cabai hijau turun Rp7.000 dari Rp50.000 menjadi Rp43.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit turun Rp14.966, dari Rp71.650 menjadi Rp56.684 per kilogram.





Komoditas hortikultura lainnya turut mengalami penyesuaian harga ke arah yang lebih rendah. Bawang merah turun Rp850, dari Rp40.000 menjadi Rp39.150 per kilogram.





Bawang daun turun Rp700, dari Rp8.000 menjadi Rp7.300 per kilogram, dan terong turun Rp2.000, dari Rp10.700 menjadi Rp8.700 per kilogram. Sementara itu, bawang bombai turun Rp1.700, dari Rp33.000 menjadi Rp31.300 per kilogram.





Untuk komoditas minyak goreng, minyak goreng kemasan sederhana tercatat turun Rp1.633, dari Rp17.333 menjadi Rp15.700 per liter.





“Penurunan harga ini diharapkan dapat meningkatkan kembali daya beli masyarakat Padang Panjang dan mendorong pertumbuhan transaksi perekonomian di Pasar Pusat,” ujar Chandra.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X