Sumbardaily.com, Padang - Tragedi hanyutnya tiga anak di kawasan pesisir Ujung Batu, Pasia Sabalah, Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Sabtu (31/1/2026) siang, kini resmi ditangani Kantor SAR Padang. Dua korban dinyatakan meninggal dunia, sementara satu anak lainnya masih dalam pencarian.
Kepala Kantor SAR Padang yang juga SAR Mission Coordinator (SMC) Padang, Abdul Malik, mengatakan laporan awal kejadian diterima pada pukul 11.52 WIB dari potensi SAR setempat. Informasi tersebut menyebutkan tiga anak terseret ombak saat mandi-mandi di kawasan Pantai Ujung Batu.
“Setelah menerima laporan, Tim Rescue Kantor SAR Padang langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian pada pukul 12.05 WIB,” kata Abdul Malik.
Lokasi kejadian berada pada koordinat 0°51'52.99"S – 100°19'53.04"T, dengan jarak sekitar 9,4 kilometer dari Kantor SAR Padang dan estimasi waktu tempuh sekitar 17 menit melalui jalur darat. Sementara dari Muara Padang, unsur SAR laut menggunakan RIB 02 Padang dengan estimasi waktu tempuh sekitar 15 menit.
Berdasarkan data yang diterima SAR Padang, ketiga korban bernama Akbar, Akmal, dan Rozi. Akbar dan Akmal dinyatakan meninggal dunia, sedangkan Rozi masih dalam pencarian.
Abdul Malik menjelaskan, kronologi awal kejadian terjadi sekitar pukul 11.48 WIB, saat ketiga korban mandi di laut. Arus yang kuat menyebabkan mereka terseret ombak.
"Warga setempat sempat melakukan upaya pertolongan dan pencarian secara mandiri, namun hasilnya belum membuahkan temuan terhadap korban ketiga," katanya.