Sumbardaily.com, Padang - Upaya revitalisasi kawasan Kota Tua Padang terus digencarkan dengan menyasar bangunan-bangunan bersejarah yang sarat nilai budaya.
Salah satunya, Kelenteng Lama Padang kini direvitalisasi dan disiapkan untuk disulap menjadi museum Kota Tua, sebagai ruang edukasi publik yang memperkuat narasi sejarah sekaligus menghadirkan fungsi baru yang inklusif bagi masyarakat.
Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah rencana revitalisasi kelenteng lama di kawasan Kota Tua, bangunan yang roboh akibat gempa 2009 dan kini diproyeksikan menjadi museum serta ruang terbuka bagi masyarakat.
Revitalisasi kelenteng lama tersebut dinilai memiliki arti strategis, tidak hanya bagi komunitas Tionghoa, tetapi juga bagi wajah Kota Padang secara keseluruhan.
Bangunan ini direncanakan menjadi titik awal penguatan identitas Kota Tua sebagai kawasan sejarah, budaya dan destinasi wisata unggulan.
Wakil Ketua Himpunan Tjinta Teman (HTT), Albert Hendra Lukman, menyampaikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kota Padang yang menjadikan revitalisasi Kota Tua sebagai salah satu program unggulan.
“Kami dari Komunitas Tionghoa memberikan apresiasi kepada Wali Kota Padang, karena salah satu program unggulannya (Progul) merevitalisasi Kota Tua,” ujarnya, Rabu (28/1/2026).