Berdasarkan laporan resmi, luas area yang terbakar mencapai sekitar 50 meter persegi dan mengakibatkan satu bangunan PMD rusak berat.
"Kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp50 juta. Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa, luka-luka, maupun warga yang harus mengungsi," kata Budi.
Sebanyak lima orang tercatat terdampak dalam kejadian tersebut. Api juga sempat mengancam 15 bangunan lapak lainnya dengan potensi area terdampak mencapai 1.500 meter persegi. Berkat respons cepat petugas, aset dengan nilai taksiran sekitar Rp2 miliar berhasil diselamatkan.
Pemilik warung grosiran diketahui bernama Yas (56). Sementara itu, saksi mata yang pertama kali melihat api adalah Mukhtar (42).
Untuk menangani kebakaran tersebut, Dinas Damkar Kota Padang mengerahkan empat unit armada dengan total sekitar 70 personel. Seluruh petugas berasal dari Damkar Kota Padang dan bertugas di bawah koordinasi Pleton C.
"Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Kami mengimbau para pedagang di kawasan Pasar Raya Padang untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat padatnya aktivitas dan tingginya risiko kebakaran di area pasar tradisional," tuturnya. (adl)