Sumbardaily.com, Padang – Upaya panjang mengungkap identitas korban bencana di Sumatera Barat (Sumbar) kembali mencatat kemajuan. Polda Sumbar berhasil mengidentifikasi tiga jenazah korban bencana melalui uji DNA yang dilakukan Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Mabes Polri. Identifikasi terbaru ini memberikan kepastian identitas kepada keluarga korban, meski prosesnya menuntut ketelitian dan waktu yang tidak singkat.
Penyerahan hasil identifikasi sekaligus jenazah dilakukan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Padang, Kamis (22/1/2026). Proses tersebut disaksikan langsung oleh keluarga korban, perwakilan Dinas Sosial, serta Dinas Kesehatan. Dengan tambahan tiga korban yang teridentifikasi, jumlah total data korban yang sebelumnya tercatat 251 orang kini bertambah menjadi 254 orang.
Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin menyampaikan bahwa keberhasilan identifikasi ini merupakan hasil kerja keras tim gabungan yang konsisten sejak awal penanganan bencana. Menurut dia, proses identifikasi korban tidak hanya menyangkut aspek teknis, tetapi juga tanggung jawab kemanusiaan negara kepada warganya.
“Komitmen Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda sangat jelas, bahwa Polri akan terus berupaya mengidentifikasi seluruh jenazah hingga tuntas. Hari ini kami menyampaikan hasil uji DNA dari Mabes Polri, di mana tiga jenazah tambahan telah berhasil teridentifikasi,” ujar Solihin, dikutip Jumat (24/1/2026).
Tiga korban yang berhasil diidentifikasi masing-masing adalah Jaruni (67), warga Lubuk Alung; Irna Silvia (47); serta satu korban asal Kabupaten Agam bernama Dusra Maini. Identifikasi ketiganya diperoleh melalui kecocokan DNA dengan keluarga inti yang sebelumnya telah memberikan sampel pembanding.
Solihin menegaskan, keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam proses Disaster Victim Identification (DVI). Ia mengibaratkan kerja tim gabungan tersebut layaknya sapu lidi yang akan lebih kuat jika disatukan.
“Kita bekerja sebagai satu tim. Kalau bersama-sama, kita kuat. Saya sangat mengapresiasi kerja keras tim DVI dan semua pihak yang terlibat dalam upaya kemanusiaan ini,” katanya.