“Paket kegiatan penanganan longsoran pada Ruas Jalan Nasional Padang Panjang–Sicincin di KM 61+500 telah selesai dilaksanakan sebagai upaya menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas,” tulis BPJN Sumbar dalam keterangan resminya yang disampaikan melalui media sosial.
Dalam pelaksanaannya, BPJN Sumbar melakukan pemasangan soil nailing sebanyak kurang lebih 900 titik. Metode ini diterapkan untuk memperkuat struktur lereng agar lebih stabil dan mampu menahan pergerakan tanah yang berpotensi mengganggu badan jalan.
Selain itu, dilakukan pekerjaan shotcrete pada permukaan tebing. Langkah ini bertujuan meningkatkan kekuatan lereng sekaligus mencegah terjadinya pelapukan lanjutan yang dapat memicu longsor di kemudian hari.
Kombinasi metode tersebut diharapkan mampu memberikan perlindungan jangka panjang terhadap kondisi lereng di kawasan tersebut.
Tidak hanya pada bagian atas lereng, perlindungan juga dilakukan pada kaki lereng melalui pembangunan struktur batu krib.
Struktur ini berfungsi sebagai pengaman terhadap gerusan aliran sungai yang berpotensi kembali mengikis lereng dan badan jalan di sekitarnya.
BPJN Sumbar menilai, dengan selesainya seluruh rangkaian pekerjaan ini, tingkat stabilitas lereng di Ruas Jalan Nasional Padang Panjang–Sicincin meningkat secara signifikan. Kondisi tersebut diharapkan dapat menekan potensi longsor dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas.
“Dengan selesainya pekerjaan ini, diharapkan kinerja layanan jalan nasional semakin meningkat, keselamatan pengguna jalan lebih terjamin, serta kenyamanan dan kelancaran lalu lintas dapat terjaga secara berkelanjutan,” lanjut BPJN Sumbar.
Sebagai salah satu jalur nasional strategis di Sumbar, Ruas Jalan Padang Panjang–Sicincin memiliki peran vital dalam menunjang aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.