Sumbardaily.com, Padang - Hujan deras yang mengguyur Kota Padang pada Jumat (2/1/2026) berujung pada runtuhnya fondasi bangunan yang masih dalam tahap pengerjaan di RT 04 RW 018, Kelurahan Pagambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung.
Insiden ini menyebabkan material tanah dan beton ambruk menimpa bagian dapur tiga rumah warga yang dihuni tiga kepala keluarga.
Camat Lubuk Begalung, Andi Amir, memastikan bahwa peristiwa tersebut bukanlah bencana alam. Menurutnya, runtuhnya fondasi lebih disebabkan oleh faktor teknis dalam proses pembangunan.
Fondasi setinggi sekitar empat meter itu diketahui tidak menggunakan besi sebagai penguat. "Selain itu, struktur yang belum benar-benar mengeras sudah lebih dulu ditimbun, sehingga tidak mampu menahan tekanan tanah ketika hujan deras mengguyur," katanya.
Fondasi yang direncanakan sebagai bagian dari pembangunan bengkel mobil itu akhirnya terban bersama timbunan tanah. Ambruknya konstruksi tersebut kemudian menggeser material hingga menimpa bagian dapur rumah warga yang berada di sisi bawah.
Meski tidak ada laporan korban jiwa, kerusakan pada hunian warga memicu kekhawatiran akan keselamatan bangunan di sekitar lokasi.
"Pihak yang membangun fondasi menyatakan bersedia bertanggung jawab. Komitmen itu mencakup membantu perbaikan rumah warga yang terdampak. Kesediaan tersebut menjadi harapan bagi warga agar pemulihan dapat berjalan tanpa menimbulkan konflik dan memastikan hak para korban tetap terpenuhi," ujar Andi.