Afriwarman mengungkapkan bahwa kondisi badan jalan sebenarnya sudah dalam keadaan rentan sejak sebelumnya. Jalan tersebut mengalami pengikisan akibat banjir bandang terdahulu, sehingga kekuatannya terus menurun hingga akhirnya amblas sepenuhnya saat banjir kembali terjadi.
“Jalan itu memang tinggal jalan saja lagi akibat tergerus banjir bandang sebelumnya. Kini jalan itu amblas sepenuhnya, mengakibatkan akses ke Batu Busuk terputus total,” ujar Afriwarman.
Saat ini, pihak kelurahan tengah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari langkah penanganan darurat. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah pembuatan jalur setapak sementara agar warga tetap memiliki akses terbatas untuk kebutuhan mendesak.
Diketahui, sebagian warga Batu Busuk yang terdampak banjir bandang sebelumnya telah direlokasi ke Hunian Sementara (Huntara) di Lubuk Buaya. Namun, masih terdapat warga yang bermukim di kawasan tersebut dan kini terdampak langsung akibat putusnya akses jalan. (red)