Di tengah upaya evakuasi, peringatan dini cuaca turut dikeluarkan oleh BMKG Sumatera Barat (Sumbar). Pada Jumat pukul 13.30 WIB, prakirawan melaporkan potensi hujan sedang hingga deras disertai kilat dan angin kencang pada sekitar pukul 14.00 WIB di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Pesisir Selatan, Tanah Datar, Padang Pariaman, Pasaman, Dharmasraya, serta Kota Pariaman dan sekitarnya.
BMKG juga menyebutkan peluang cuaca ekstrem tersebut dapat meluas ke berbagai daerah lain, seperti beberapa kecamatan di Kabupaten Solok, Tanah Datar, Padang Pariaman, Agam, Pasaman, Solok Selatan, hingga wilayah Kepulauan Mentawai.
Sejumlah kota di Sumbar, termasuk Padang, Solok, Sawahlunto, Padang Panjang dan Pariaman, turut masuk dalam daftar kawasan yang perlu meningkatkan kewaspadaan.
Khusus di Kota Padang, peringatan mencakup hampir seluruh kecamatan, mulai dari Bungus Teluk Kabung hingga Koto Tangah.
Kondisi ini diperkirakan bertahan hingga pukul 16.00 WIB, sehingga masyarakat diminta memperhatikan perkembangan informasi serta menghindari area yang berisiko terpapar banjir bandang.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang meningkatkan pemantauan di kawasan aliran sungai Batu Busuak, Kecamatan Pauh.
Peningkatan volume air yang terlihat semakin keruh menjadi sinyal kewaspadaan terhadap potensi banjir bandang di wilayah tersebut.
Pemantauan dilakukan sekitar pukul 10.45 WIB oleh Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) di bawah komando.