Sumbardaily.com, Padang - Upaya Identifikasi korban banjir bandang di Sumatera Barat (Sumbar) kini memasuki tahap krusial. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah (Polda Sumbar) melaporkan perkembangan terbaru per Kamis (1/1/2026) pukul 20.00.
Laporan ini menegaskan bahwa proses penanganan korban difokuskan pada kecepatan identifikasi sekaligus ketepatan pencocokan data, mengingat banyaknya keluarga yang menunggu kepastian mengenai kerabat mereka.
"Total korban meninggal dunia tercatat 251 orang," kata Pelaksana Tugas Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Plt Kabid Dokkes) Polda Sumbar, AKBP dr Faizal.
Dari angka tersebut, katanya, sebanyak 221 orang berhasil teridentifikasi, terdiri atas 110 laki-laki dan 111 perempuan.
Sementara itu, 30 korban masih belum teridentifikasi, mencakup 14 laki-laki dan 11 perempuan, serta sejumlah potongan tubuh yang terus ditelusuri kesesuaiannya.
Rincinya, satu potongan paha, satu potongan tungkai bawah, dua potongan kaki kanan, dan satu potongan pergelangan kaki kiri ke bawah.
"Data ini menunjukkan kompleksitas kerja tim DVI dalam memastikan setiap temuan dievaluasi secara ilmiah dan bertahap," kata dr Faizal.