“Alhamdulillah, kita lihat para pedagang sudah mulai berjualan. Harapan kita, dengan aktivitas ini, perekonomian masyarakat bisa kembali pulih secara bertahap,” kata Zulmaeta.
Lebih lanjut, ia memastikan Pemko Payakumbuh akan terus melakukan evaluasi terhadap fasilitas dan penataan pasar penampungan. Evaluasi tersebut dilakukan agar aktivitas perdagangan dapat berlangsung dengan lebih nyaman, tertib, dan kondusif selama masa transisi menuju pembangunan pasar permanen.
Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap pedagang, Zulmaeta juga menyampaikan kebijakan pembebasan retribusi selama masa penggunaan pasar penampungan. Ia menegaskan bahwa selama satu tahun ke depan, seluruh bentuk pungutan retribusi digratiskan, kecuali tagihan listrik yang tetap menjadi tanggungan masing-masing pedagang.
“Secara bertahap ini akan kita evaluasi, dan selama satu tahun ke depan segala bentuk pungutan retribusi kita gratiskan kecuali tagihan listrik,” pungkasnya.