Sumbardaily.com, Padang Panjang – Aktivitas geomagnet Bumi di Sumatera Barat (Sumbar) terpantau berada dalam kondisi aman dan relatif stabil sepanjang periode 19 hingga 25 Desember 2025.
Pemantauan ini dilakukan melalui Sicincin Magnetic Observatory yang datanya ditampilkan oleh BMKG Padang Panjang, menunjukkan tidak adanya indikasi badai magnet yang berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat maupun sistem teknologi.
Berdasarkan grafik Indeks K Kemagnetan Bumi per interval tiga jam yang direkam Stasiun Geofisika Padang Panjang, mayoritas aktivitas geomagnet selama sepekan tersebut berada pada kisaran K=0 hingga K=2.
Rentang nilai tersebut dikategorikan sebagai kondisi relatif tenang (quiet), yang mencerminkan stabilitas medan magnet Bumi di wilayah Sumbar.
Puncak aktivitas geomagnet tercatat terjadi pada 22 Desember 2025, ketika Indeks K mencapai nilai 3. Nilai tersebut menjadi yang tertinggi dalam periode pemantauan 19–25 Desember 2025.
Meski demikian, Indeks K=3 masih tergolong dalam kategori tenang hingga sedikit terganggu (unsettled) dan belum masuk klasifikasi badai magnet.
BMKG Padang Panjang menjelaskan bahwa peningkatan nilai Indeks K tersebut merupakan variasi normal dari aktivitas medan magnet Bumi.