Abrasi Pantai Mengancam, Wamen ESDM Minta Lanjutan Groin di Tiku V Jorong Agam

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Kamis, 25 Desember 2025 | 18:14 WIB
Wamen ESDM Yuliot Tanjung meninjau abrasi pantai yang terus menggerus wilayah pesisir Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam. (Foto: Agam Media Center)
Wamen ESDM Yuliot Tanjung meninjau abrasi pantai yang terus menggerus wilayah pesisir Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam. (Foto: Agam Media Center)


Sumbardaily.com, Agam – Abrasi pantai yang terus menggerus wilayah pesisir Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), semakin menimbulkan kekhawatiran warga.





Kondisi tersebut mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat setelah Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) RI, Yuliot Tanjung, turun ke lokasi untuk meninjau dampak abrasi yang terjadi di Jorong Masang, Nagari Tiku V Jorong, pada Rabu (24/12/2025).





Dalam kunjungan tersebut, Yuliot Tanjung didampingi Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal. Peninjauan lapangan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi bibir pantai yang terus tergerus gelombang laut serta memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) pascabencana di wilayah Sumatera.





Sejumlah warga pesisir memanfaatkan kunjungan tersebut untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Mereka berharap agar pembangunan batu pemecah ombak atau groin yang sempat dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya dapat kembali dilanjutkan. Warga menilai abrasi yang terus terjadi berpotensi semakin meluas dan mengancam daratan apabila tidak ditangani secara menyeluruh.





Menurut warga, pembangunan pengaman pantai memang sudah pernah dilakukan, namun belum sepenuhnya menutup garis pantai yang rawan abrasi. Akibatnya, gelombang laut masih leluasa menghantam daratan, sehingga meningkatkan risiko terhadap permukiman serta aktivitas masyarakat di kawasan pesisir Tiku V Jorong.





Menanggapi aspirasi tersebut, Yuliot Tanjung, yang juga merupakan putra daerah Tiku V Jorong, meminta Pemerintah Kabupaten Agam segera mengajukan proposal lanjutan pembangunan pengaman pantai kepada pemerintah pusat. Ia menilai usulan resmi dari daerah menjadi langkah awal yang penting untuk memastikan keberlanjutan penanganan abrasi.





“Usulkan saja proposalnya ya Pak Wabup. Kita usahakan bisa melanjutkan pembangunan groin sekitar dua atau tiga kilometer lagi, sesuai kebutuhan dan kondisi lokasi,” ujar Yuliot Tanjung.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X