Pasca Kebakaran Pasar Payakumbuh, Lotting Kios Penampungan Jadi Awal Kebangkitan

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 21 Desember 2025 | 05:40 WIB
Pedagang melakukan lotting kios penampungan Pasar Payakumbuh (Foto: Pemko Payakumbuh)
Pedagang melakukan lotting kios penampungan Pasar Payakumbuh (Foto: Pemko Payakumbuh)


Sumbardaily.com, Payakumbuh – Harapan ratusan pedagang Pasar Payakumbuh yang terdampak Kebakaran Pasar Payakumbuh perlahan kembali tumbuh seiring kelancaran proses lotting atau pencabutan nomor Kios Penampungan Pasar Payakumbuh. Kegiatan tersebut menjadi tonggak awal pemulihan aktivitas ekonomi pedagang yang sempat terhenti sejak musibah kebakaran melanda Pasar Pusat Pertokoan.





Proses lotting kios penampungan dilaksanakan di Kantor Bidang Pasar Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh, Komplek Pasar Ibuh Blok Barat, pada Sabtu (20/12/2025). Sejak awal hingga akhir kegiatan, pelaksanaan berlangsung tertib dan kondusif, dengan partisipasi aktif para pedagang yang mengikuti seluruh tahapan secara disiplin.





Sebanyak 218 pedagang tercatat mengikuti lotting setelah dinyatakan lolos proses verifikasi dan validasi data. Para pedagang tampak mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah daerah hingga pencabutan nomor kios selesai dilakukan. Kelancaran proses ini mencerminkan kesiapan pedagang untuk kembali memulai usaha setelah hampir empat bulan terdampak kebakaran.





Asisten II Bidang Ekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh, Yasrizal, menyampaikan bahwa penyediaan kios penampungan beserta mekanisme lotting merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memulihkan perekonomian pedagang pascakebakaran Pasar Pusat Pertokoan.





“Atas arahan Wali Kota, pemerintah hadir bukan hanya membangun fisik kios penampungan, tetapi juga memastikan proses penempatannya berjalan transparan, adil, dan berpihak kepada pedagang yang benar-benar terdampak,” ujar Yasrizal.





Ia menegaskan bahwa kios penampungan tersebut bersifat sementara dan merupakan bagian dari fase pemulihan ekonomi. Kios-kios itu juga menjadi ruang transisi sebelum penataan pasar permanen dilakukan secara menyeluruh oleh pemerintah daerah.





“Yang terpenting saat ini adalah pedagang bisa kembali beraktivitas, memiliki kepastian tempat usaha, dan penghasilan mereka tidak terputus. Ini menjadi bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat,” kata Yasrizal.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X