Ketua Panitia yang juga Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menjelaskan bahwa total peserta MTQ tahun ini mencapai 1.091 orang. Mereka akan berkompetisi pada 12 cabang lomba dengan 60 golongan penilaian, yang dinilai oleh 163 dewan hakim.
“Total anggaran MTQ ke-41 ini sebesar Rp12 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Sumbar dan APBD Kota Bukittinggi. Kegiatan berlangsung selama lima hari dan akan ditutup pada 18 Desember 2025. Selain venue utama, perlombaan juga digelar di 11 masjid dan empat gedung aula kantor camat,” jelas Ibnu Asis.
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menambahkan, pelaksanaan MTQ ke-41 memiliki makna tersendiri bagi masyarakat Bukittinggi. Pasalnya, kota tersebut telah menantikan MTQ tingkat provinsi kembali digelar setelah 32 tahun, meskipun harus berlangsung di tengah suasana pemulihan pascabencana di Sumbar.
“MTQ kali ini sangat istimewa bagi kami. Sudah 32 tahun masyarakat Bukittinggi menunggu MTQ Sumbar kembali digelar di sini. Meski dilaksanakan dalam suasana pascabencana, kami berharap MTQ menjadi penguat spiritual dan sumber ketenangan bagi masyarakat,” kata Ramlan. (red)