Sumbardaily.com, Padang – PT Hutama Karya (Persero) menegaskan komitmennya mempercepat pembukaan kembali akses vital di kawasan Lembah Anai, salah satu titik terparah yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat (Sumbar).
Perusahaan mengerahkan alat berat, tenaga teknis, hingga dukungan logistik untuk mempercepat normalisasi jalur Padang Panjang–Sicincin yang masih terhambat material longsor dan kerusakan struktur jalan.
Komitmen tersebut menjadi sorotan utama saat Komisi V DPR RI bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan peninjauan kerja ke sejumlah lokasi terdampak pada Rabu (10/12/2025).
Kunjungan dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, dengan didampingi Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti; Staf Ahli Menteri PU Bidang Hubungan Antar Lembaga, Triono Junoasmono; Kepala BPJT, Wilan Oktavian; serta jajaran direksi dan pimpinan Hutama Karya.
Penanganan Segmen Kritis dan Upaya Pemulihan Terpadu
Dalam tinjauan lapangan tersebut, rombongan menyaksikan langsung proses pemulihan yang tengah dilakukan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), anak usaha Hutama Karya yang bertanggung jawab di sektor konstruksi.
Di segmen kritis KM 63+500 Jalan Nasional Padang Panjang–Sicincin, tim HKI melakukan pembersihan material longsor, penguatan struktur darurat, dan rekonstruksi awal untuk memastikan jalur dapat kembali dilalui secara bertahap.
Sejak awal bencana, puluhan alat berat dan tenaga teknis telah dikerahkan ke Lembah Anai. Pembukaan terbatas bagi kendaraan roda dua juga diterapkan pada jam tertentu, sambil menunggu kesiapan teknis untuk pemulihan penuh bagi kendaraan roda empat. Langkah-langkah ini dilakukan untuk menjaga mobilitas masyarakat yang bergantung pada jalur tersebut.