Sumbardaily.com, Padang - Upaya pemulihan infrastruktur pasca bencana di Sumatera Barat (Sumbar) memasuki fase krusial setelah sejumlah jembatan penghubung di berbagai wilayah mengalami kerusakan berat.
Kondisi ini sempat menghentikan mobilitas warga serta menghambat arus logistik, yang berdampak langsung pada aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Di tengah urgensi tersebut, Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) bergerak cepat membangun empat jembatan bailley di lokasi-lokasi yang terputus akibat bencana.
Langkah percepatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang ditunjuk sebagai Dansatgas Pembangunan Jembatan Bailley.
Melalui instruksi tersebut, TNI AD diminta memastikan akses vital masyarakat kembali berfungsi secepat mungkin.
Kodam XX/TIB kemudian mengerahkan personel konstruksi terbaiknya untuk menyelesaikan pembangunan jembatan di empat titik strategis.
Kerusakan jembatan dinilai menjadi salah satu kendala terbesar dalam penanganan pascabencana. Selain memutus hubungan antarnagari dan kecamatan, terhambatnya akses ini membuat distribusi bantuan serta kebutuhan pokok sulit menjangkau wilayah terdampak.