Kondisi ini menunjukkan peningkatan potensi cuaca ekstrem yang dapat mengganggu sejumlah aktivitas dan menimbulkan risiko bencana hidrometeorologi pada titik-titik rawan.
BMKG Minangkabau mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti informasi resmi secara berkala serta meningkatkan kewaspadaan, terutama di daerah perbukitan, bantaran sungai, dan wilayah dengan riwayat bencana.
Potensi banjir, genangan, dan longsor diperkirakan dapat meningkat ketika hujan turun dengan intensitas tinggi pada periode tersebut. Masyarakat juga diminta menyesuaikan aktivitas harian dengan perkembangan cuaca untuk meminimalkan risiko yang mungkin muncul. (pooke)