Sumbardaily.com, Padang - Kemacetan berkepanjangan kembali melanda kawasan Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) setelah jalur utama Padang-Bukittinggi terdampak banjir bandang.
Sejak akses Lembah Anai ditutup sementara untuk kendaraan roda empat dan kendaraan besar, Jalan Lintas Sumatera di Sitinjau Lauik menjadi satu-satunya rute alternatif yang mampu dilalui, sehingga lonjakan kendaraan tak terhindarkan.
Peningkatan volume kendaraan tersebut memicu antrean panjang yang setiap hari kian memburuk. Pada Senin (8/12/2025) siang, seorang pengendara bernama Fajar (38) mengaku telah terjebak sejak pukul 14.00 WIB.
Ia menyebut kemacetan kali ini merupakan salah satu yang terparah sejak bencana banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Sumbar. “Macetnya sudah luar biasa. Tadi sempat mengular sampai ke Tugu Ayam Solok,” ujarnya.
Fajar juga menyayangkan minimnya kehadiran polisi di titik kemacetan. Menurutnya, keberadaan petugas seharusnya membantu mengatur arus kendaraan dari dua arah, baik Padang menuju Solok maupun sebaliknya.
Ketiadaan personel di lapangan, katanya, membuat kondisi semakin semrawut terutama ketika truk besar melambat di jalur menanjak Sitinjau Lauik.
Menanggapi keluhan tersebut, Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Sosmedya, memastikan bahwa aparat kepolisian telah dikerahkan untuk menangani kemacetan.