Meski sejumlah lokasi sudah mulai dibersihkan, Mahyeldi mengingatkan bahwa proses pemulihan masih terus berjalan. Pendataan kerusakan, pembersihan lingkungan, dan upaya pemulihan sosial-ekonomi membutuhkan waktu dan komitmen bersama. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan untuk tetap menjaga semangat dan profesionalisme dalam membantu warga yang terdampak.
“Saya menyaksikan sendiri bahwa masyarakat Sumbar adalah masyarakat yang tangguh. Meski berduka, mereka tetap sabar, bergotong royong, saling menguatkan, dan tidak saling menyalahkan. Inilah nilai luhur kearifan lokal kita,” sebutnya. (red)