Siaga! Dua Nagari di Maninjau Agam Masuk Zona Bahaya Banjir Bandang

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 7 Desember 2025 | 23:16 WIB
Kayu gelondongan berukuran besar ikut terbawa banjir bandang di Kota Padang. (Foto: Rafdi Rahmadi/Sumbar Daily)
Kayu gelondongan berukuran besar ikut terbawa banjir bandang di Kota Padang. (Foto: Rafdi Rahmadi/Sumbar Daily)


Sumbardaily.com, Padang - Peringatan dini kembali disampaikan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Sumatera Barat (WALHI Sumbar) menyusul meningkatnya potensi banjir bandang di dua wilayah yang berada dalam cekungan Danau Maninjau, yakni Koto Kaciak dan Koto Gadang, Kabupaten Agam.





Curah hujan yang belum menunjukkan tanda-tanda penurunan pada Sabtu hingga Minggu (6-7/12/2025) dinilai menjadi pemicu utama meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi di kawasan tersebut.





Menurut Divisi Penguatan Kelembagaan dan Hukum Lingkungan WALHI Sumbar, Tommy Adam, hasil pemantauan lapangan dan analisis risiko menunjukkan bahwa kedua wilayah itu kini berada pada zona bahaya tinggi.





Kombinasi antara morfologi perbukitan yang terjal, hujan berintensitas panjang, serta keberadaan material longsoran lama yang masih labil disebut menjadi faktor yang dapat memicu banjir bandang secara mendadak.





"Kondisi tersebut berpotensi mengancam permukiman warga, memutus jalur transportasi, dan mengganggu aktivitas masyarakat," katanya, Minggu (7/12/2025).





Tommy menjelaskan, tanda-tanda peningkatan risiko biasanya dapat terlihat dari perubahan debit air sungai yang naik tiba-tiba, warna air yang semakin keruh, hingga suara gemuruh dari arah hulu.





"Jika gejala itu muncul, warga diminta agar segera menjauhi badan sungai dan mengamankan diri ke lokasi yang lebih tinggi," katanya.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X