Hutama Karya Perkuat Bantuan Bencana Sumbar, Fokus di Wilayah Terdampak

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 6 Desember 2025 | 14:22 WIB
Hutama Karya gerak cepat menyalurkan bantuan bencana Sumbar, memprioritaskan logistik dan dukungan infrastruktur di titik terdampak. (Foto: Hutama Karya)
Hutama Karya gerak cepat menyalurkan bantuan bencana Sumbar, memprioritaskan logistik dan dukungan infrastruktur di titik terdampak. (Foto: Hutama Karya)




Perusahaan menyalurkan paket sembako, selimut, kasur lipat, bantal, mie instan, air mineral, minyak goreng, susu bayi, gula, teh, kopi, serta popok bayi. Selain itu, Hutama Karya juga mengerahkan 10 unit genset berkapasitas menengah untuk menunjang pos pengungsian, pos kesehatan, dan dapur umum.





Bantuan disalurkan melalui BPBD, perangkat nagari, dan posko bencana setempat sebelum diteruskan kepada warga.





Dukungan ke Kabupaten Agam: Alat Berat dan Sarana Air Bersih





Kabupaten Agam menjadi salah satu wilayah yang membutuhkan intervensi khusus akibat kerusakan akses dan gangguan layanan dasar. Hutama Karya menyiapkan bantuan alat berat berupa dua unit excavator untuk percepatan pembukaan akses yang terisolasi.





Perusahaan juga mengirim empat unit WC portabel, dua tandon air berkapasitas 3.300 liter, dua pompa air, serta lima unit genset. Distribusi dilakukan melalui kombinasi pengiriman dari Palembang dan Padang agar dapat menyesuaikan kondisi medan yang dinamis.





Data Dampak Bencana Jadi Dasar Prioritas Distribusi





BPBD Sumbar pada Rabu (3/12/2025), mencatat bencana hidrometeorologi menyebabkan 23.316 warga mengungsi. Selain itu, terdapat 112 warga luka-luka, 116 orang dilaporkan hilang, dan 194 orang meninggal dunia. Sementara itu, kerusakan permukiman mencakup 1.018 rumah rusak berat, 1.787 rumah rusak sedang, serta 372 rumah terdampak ringan.





Data tersebut menjadi acuan penentuan prioritas distribusi Hutama Karya. Wilayah dengan jumlah pengungsi tinggi dan kerusakan signifikan ditempatkan sebagai sasaran awal, disusul penyesuaian dukungan mengikuti kebutuhan di lapangan.





Cerita Warga dari Nagari Katapiang





Ahmad Fadli (42), warga Nagari Katapiang, menjadi salah satu penerima bantuan. Ia menceritakan bahwa banjir merusak banyak kebutuhan sehari-hari keluarganya, termasuk stok makanan. Ia sempat mengandalkan bantuan sementara dari tetangga sebelum bantuan logistik terkoordinasi dari berbagai pihak tiba secara rutin.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X