Di Tengah Krisis Gaza, Warga Palestina Kirim Bantuan untuk Korban Bencana Sumbar

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 6 Desember 2025 | 12:14 WIB
Penyaluran bantuan dari warga Palestina melalui Tim Solidaritas Palestina Bersama Rakyat Indonesia untuk korban bencana di Sumbar. (Foto: Istimewa)
Penyaluran bantuan dari warga Palestina melalui Tim Solidaritas Palestina Bersama Rakyat Indonesia untuk korban bencana di Sumbar. (Foto: Istimewa)


Sumbardaily.com, Padang – Di tengah kondisi kemanusiaan yang masih memburuk di Gaza, warga Palestina menunjukkan kepedulian yang besar terhadap masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) yang tengah menghadapi bencana. Melalui Tim Solidaritas Palestina Bersama Rakyat Indonesia, bantuan untuk korban banjir di Sumatera diserahkan secara resmi kepada Pemerintah Provinsi Sumbar pada Sabtu (6/12/2025).





Penyerahan berlangsung di Surau Ansharullah, Komplek Gubernuran, dengan perwakilan Sahabat Palestina, Syeikh Ibrahim, menyerahkan bantuan langsung kepada Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah. Bantuan itu diberikan sebagai wujud solidaritas lintas negara yang kini semakin kuat di tengah berbagai krisis.





Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp33.600.000. Nilai tersebut terdiri dari paket pangan senilai Rp30 juta serta uang tunai Rp3.600.000 yang akan langsung diteruskan kepada masyarakat terdampak bencana. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi warga Palestina, NGO asal Turki, dan lembaga RPN Rangkiang Peduli Nusantara.





Suasana penyerahan bantuan berlangsung haru. Di tengah situasi perang dan keterbatasan yang melanda Gaza, warga Palestina tetap menggalang dana dari rumah ke rumah untuk membantu masyarakat Sumbar yang terdampak banjir bandang. Aksi ini disebut sebagai simbol persaudaraan yang tidak terbatasi jarak maupun kondisi.





Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengaku sangat tersentuh atas kepedulian tersebut. Ia menilai bahwa bantuan dari Palestina bukan sekadar dukungan materi, tetapi juga menjadi kekuatan moral bagi masyarakat Sumbar yang sedang berupaya bangkit.





“Kami sangat terharu dan berterima kasih. Di saat mereka sedang berjuang untuk hidup, mereka masih memikirkan kita di Sumatera Barat. Ini pelajaran besar tentang kemanusiaan,” ujar Mahyeldi.





Ia menambahkan, kepedulian itu menjadi bukti bahwa nilai solidaritas tidak pernah hilang meski dunia tengah dilanda krisis. “Ini bukti bahwa persaudaraan itu tidak dibatasi jarak dan keadaan. Terima kasih atas kepedulian yang luar biasa ini,” kata Mahyeldi.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X