Sumbardaily.com, Solok - Banjir bandang yang menerjang Kabupaten Solok pada akhir November 2025 meninggalkan jejak luka yang dalam bagi warga Kecamatan X Koto Singkarak.
Salah satu sumber pertolongan datang dari PT EDC Panas Bumi Indonesia (EDCPBI), anak perusahaan PT FirstGen Geothermal Indonesia dan PT DSSR Daya Mas Sakti, entitas di bawah PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang merupakan bagian dari Sinar Mas.
Perusahaan tersebut menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir bandang dan longsor yang melanda beberapa nagari, termasuk Koto Sani, pada 30 November 2025 lalu.
Bantuan tersebut diserahkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Solok dan perwakilan EDCPBI, Indra Mardiana, lalu diterima langsung oleh Wali Nagari Koto Sani, Erinal Dianto, di posko utama penanganan bencana.
Paket bantuan berisi kebutuhan pokok, termasuk bahan pangan dan pakaian layak pakai, yang sangat dibutuhkan warga setelah empat hari menghadapi banjir bandang yang merusak rumah, kebun, hingga sarana publik.
Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, bencana yang berlangsung pada 26 hingga 29 November itu berdampak pada 1.014 kepala keluarga atau sekitar 3.087 jiwa.
Kerusakan meliputi rumah penduduk, lahan pertanian, kolam budidaya ikan, fasilitas ibadah, sekolah, serta jembatan penghubung antardesa yang putus akibat terjangan air.