Willie Salim Janji Bangunkan Rumah Warga Korban Banjir Bandang di Jembatan Kembar Padang Panjang

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Rabu, 3 Desember 2025 | 08:31 WIB
Willie Salim bersama Ustaz Derry Sulaiman dan Wakil Wali Kota Padang Panjang saat meninjau Jembatan Kembar Padang Panjang yang menjadi salah satu lokasi terparah akibat banjir bandang. (Foto: Kominfo Padang Panjang)
Willie Salim bersama Ustaz Derry Sulaiman dan Wakil Wali Kota Padang Panjang saat meninjau Jembatan Kembar Padang Panjang yang menjadi salah satu lokasi terparah akibat banjir bandang. (Foto: Kominfo Padang Panjang)


Sumbardaily.com, Padang Panjang – Setelah banjir bandang dan longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat (Sumbar), perhatian publik tertuju ke kawasan Jembatan Kembar Padang Panjang, salah satu titik paling parah terdampak bencana.





Pada Selasa (2/12/2025), konten kreator Willie Salim bersama Ustaz Derry Sulaiman datang langsung ke Padang Panjang untuk melihat kondisi terkini masyarakat yang terdampak musibah di lokasi tersebut. Kunjungan itu turut didampingi Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra.





Rombongan memulai peninjauan di kawasan Jembatan Kembar, lokasi yang dalam beberapa hari terakhir menjadi pusat perhatian karena kerusakan parah akibat derasnya arus banjir bandang.





Di tempat itu, Allex Saputra menjelaskan rangkaian kejadian banjir bandang yang mengakibatkan rumah hilang tersapu material lumpur dan batu. Ia menuturkan bagaimana derasnya air membawa material besar dari hulu hingga menghantam permukiman warga.





Menurut Allex, kedatangan figur publik seperti Ustaz Derry dan Willie Salim memberikan energi positif bagi masyarakat yang masih dalam suasana berduka. “Perhatian dan dukungan dari mereka sangat berarti bagi warga kami,” ujarnya.





Pesan Ustaz Derry: Tetap Tabah dan Ambil Hikmah dari Musibah





Dalam pertemuan itu, Ustaz Derry Sulaiman menyampaikan penguatan bagi warga Padang Panjang. Ia menekankan bahwa setiap bencana menyimpan pelajaran dan hikmah. Ia juga menilai masyarakat Padang Panjang, yang dikenal sebagai kota religius dan pusat pendidikan agama, memiliki keteguhan untuk menghadapi ujian ini.





“Setiap musibah ada hikmahnya. Mereka yang meninggal insyaallah syahid. Ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Semoga ke depan kota ini semakin dilindungi Allah dan semakin maju,” tuturnya.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X