“Yang paling penting sekarang adalah memastikan tidak ada lagi korban,” ujarnya saat meninjau lokasi banjir yang merendam permukiman padat penduduk, Kamis (27/11/2025) malam.
Di tengah suasana yang penuh tekanan, Vasko menemukan satu hal yang menurutnya menjadi penopang utama, solidaritas warga dan relawan.
Relawan dari berbagai organisasi, komunitas, hingga kelompok warga setempat terlihat bekerja hampir tanpa jeda.
Mereka membantu mengevakuasi warga lanjut usia, menyalurkan makanan siap saji, hingga memeriksa kondisi warga yang terjebak di dalam rumah.
Beberapa relawan bahkan tetap bertahan di lokasi meski kondisi jalur menuju daerah terdampak dipenuhi material longsor.
Wagub mengatakan bahwa kehadiran relawan di titik-titik sulit menjadi penolong utama di situasi darurat ini. Ia menyaksikan langsung bagaimana mereka menembus arus banjir dan lumpur demi mengevakuasi warga.
“Saya melihat sendiri bagaimana mereka bekerja sebelum bantuan resmi tiba. Ini bentuk solidaritas yang luar biasa,” kata Vasko.
Pemprov Sumbar, kata Wagub, terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) aparat nagari, dan perangkat daerah untuk mempercepat proses penyaluran logistik serta evakuasi.