Kondisi tersebut terpantau di KM 73+200 hingga KM 73+000 Jalur B, KM 02+900 Jalur Exit Pangkalan Brandan, KM 42+000 Jalur B, KM 33+400 Jalur A, KM 36+400 Jalur B, KM 34 Jalur A, KM 40+800 Jalur B, KM 38+200 Jalur B, Akses Masuk Kuala Bingai, Off-ramp IC Stabat Jalur B, Akses Tanjung Pura, Ujung Akses Pangkalan Brandan, serta KM 53+000 Jalur A dan B.
Petugas bergerak cepat memasang rambu peringatan, melakukan pengamanan lokasi, serta melakukan penyempitan jalur di beberapa titik seperti KM 74 Jalur A, KM 34 Jalur A, KM 69+800 Jalur B, dan Akses Masuk Kuala Bingai. Penanganan tersebut dilakukan untuk menjaga arus lalu lintas tetap aman dan terkendali.
Selain fokus pada kondisi jalan, Hutama Karya bersama BPBD turut membantu evakuasi warga di Desa Harapan Makmur, Dusun Sei Pakis, yang mulai terendam banjir sekitar pukul 05.10 WIB.
Proses evakuasi dilakukan oleh BPBD dan Marinir Tangkala Lagan mulai pukul 11.15 WIB, sebelum para warga diarahkan menuju Gerbang Tol Pangkalan Brandan dan kemudian dipindahkan ke posko BPBD Kecamatan Pangkalan Brandan Barat.
Sebagai bentuk dukungan sosial, perusahaan menyediakan tempat pengungsian sementara di Kantor Gerbang Tol Pangkalan Brandan dan menyiapkan transportasi operasional untuk memindahkan warga dari wilayah banjir menuju area aman.
Hutama Karya memastikan bahwa seluruh gangguan di ruas Binjai–Langsa sudah tertangani dan jalur kembali dapat dilalui secara normal. “Seluruh titik yang terdampak sudah aman dilintasi. Tim pengawasan juga terus memantau perkembangan cuaca secara real-time,” ujar Mardiansyah.
Imbauan Keselamatan bagi Pengguna Jalan Tol
Hutama Karya mengingatkan pengguna tol untuk meningkatkan kewaspadaan ketika berkendara pada kondisi hujan deras. Pengemudi diminta mematuhi rambu, menjaga jarak aman, menurunkan kecepatan di jalan basah guna menghindari risiko aquaplaning, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.
“Kami menyampaikan belasungkawa kepada warga yang terdampak banjir. Keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas kami. Pada cuaca ekstrem seperti ini, kami meminta pengendara ekstra hati-hati,” kata Mardiansyah.