BMKG menegaskan bahwa potensi cuaca ekstrem dapat terjadi di sejumlah daerah, antara lain Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Pasaman, Kota Padang, Pesisir Selatan, dan wilayah lain di sekitarnya.
Masyarakat Diimbau Pahami Titik Bahaya
Dalam imbauannya, BMKG meminta masyarakat lebih mengenali titik-titik rawan bencana di wilayah masing-masing. Masyarakat juga diminta memantau pembaruan informasi cuaca setiap akan beraktivitas di luar ruang, terutama pada periode hujan intensitas tinggi dalam durasi yang lama.
“Apabila hujan deras mulai mengguyur dalam waktu panjang, segera cari tempat yang lebih aman dan selalu ikuti arahan aparat terkait kebencanaan,” tutur Desindra.
Langkah Kesiapsiagaan BMKG
Untuk menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu, BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau menyampaikan tiga langkah kesiapsiagaan yang dapat dilakukan masyarakat:
1. Siaga Saat Peringatan
Masyarakat diminta memantau informasi peringatan dini dari BMKG secara berkala.
2. Siap dengan Perlengkapan
Warga diimbau menyiapkan tas siaga bencana, menyimpan dokumen penting di tempat aman, serta memahami jalur evakuasi dan lokasi rawan bencana di sekitar tempat tinggal.