Mereka berkoordinasi dengan Polsek Padang Selatan guna memasang garis polisi pada titik-titik rawan. Pembatasan akses ini bertujuan menghindari aktivitas warga maupun kendaraan bermuatan besar yang dapat memperparah kondisi jalan.
BPBD mengingatkan bahwa getaran dari kendaraan berat, terutama truk angkutan, berpotensi memperlebar retakan atau mempercepat amblasnya badan jalan.
Oleh karena itu, masyarakat diminta mencari jalur alternatif sampai asesmen struktur tanah dan jalan selesai dilakukan.
Pusdalops-PB BPBD Kota Padang dalam laporannya menegaskan bahwa pemasangan police line oleh jajaran Polsek Padang Selatan merupakan langkah penting untuk memastikan keselamatan pengguna jalan.
Langkah ini juga memberi ruang bagi tim teknis melakukan pemantauan lanjutan tanpa gangguan lalu lintas.
Kolaborasi Pemerintah dan Warga dalam Penanganan Awal
Upaya mitigasi di lokasi tidak hanya melibatkan BPBD. Pemerintah Kecamatan Padang Selatan, aparat Polsek, lurah Teluk Bayur, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan warga sekitar turun langsung untuk membantu penanganan awal.
Kehadiran berbagai unsur ini memastikan koordinasi berjalan efektif dalam menjaga keamanan dan kelancaran akses warga sekitar.
BPBD menyampaikan bahwa pemantauan kondisi tanah akan terus dilakukan hingga pergerakan benar-benar stabil. Analisis teknis diperlukan untuk menentukan jenis intervensi yang paling tepat, mengingat area tersebut merupakan salah satu jalur permukiman yang cukup padat.