Banjir Bandang hingga Pohon Tumbang, Agam Dilanda Sejumlah Bencana dalam 24 Jam

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 23 November 2025 | 14:47 WIB
Salah satu kejadian banjir bandang di Kabupaten Agam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam mencatat, sedikitnya empat kategori kejadian yang terjadi beruntun sejak Sabtu (22/11/2025) siang hingga Minggu (23/11/2025) pagi. (Dok. Pusdalops PB)
Salah satu kejadian banjir bandang di Kabupaten Agam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam mencatat, sedikitnya empat kategori kejadian yang terjadi beruntun sejak Sabtu (22/11/2025) siang hingga Minggu (23/11/2025) pagi. (Dok. Pusdalops PB)


Sumbardaily.com, Agam - Kabupaten Agam dilanda sejumlah bencana hidrometeorologi dalam rentang waktu kurang dari 24 jam. Mulai dari banjir bandang, luapan sungai, jalan amblas, hingga pohon tumbang terjadi di beberapa kecamatan setelah curah hujan tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (22/11/2025).





Data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam mencatat, sedikitnya empat kategori kejadian yang terjadi beruntun sejak Sabtu siang hingga Minggu pagi.





Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Agam, Rahmad Lasmono, membenarkan adanya rangkaian insiden tersebut dan menyebut tim sudah diterjunkan ke sejumlah titik terdampak.





Peristiwa pertama tercatat pada Sabtu siang di Jorong Kampuang Pasia, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh.





"Hujan deras membuat sungai meluap dan merusak badan jalan Kampuang Pasia-Lurah Dalam sepanjang 25 meter dengan kedalaman amblas mencapai 2,5 meter. Selain itu, sekitar 3 hektare sawah warga terendam," katanya, Minggu (23/11/2025) siang.





Laporan bencana berikutnya diterima Minggu dini hari. Di Jorong Sungai Buluah, Nagari Cingkariang, Kecamatan Banuhampu, tiga rumah warga terendam banjir hingga ketinggian 80 sentimeter.





"Lima kepala keluarga terdampak, dengan dua rumah sudah surut, sementara satu rumah milik warga bernama Yulma masih tergenang. BPBD melakukan penyedotan air menggunakan mesin portabel untuk mempercepat penanganan," katanya.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X