Selain Palembayan, sejumlah wilayah lain seperti Kecamatan Palupuh, Paninjauan, dan Tanjung Raya juga mengalami dampak parah akibat cuaca ekstrem. Situasi ini membuat BPBD harus menetapkan prioritas penanganan berdasarkan tingkat urgensi dan urutan laporan.
Ghafur menjelaskan bahwa BPBD telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk pengerahan alat berat, meskipun kapasitas alat yang tersedia sangat terbatas.
“Karena alat terbatas, Dinas PU diarahkan ke Paninjauan dulu karena laporannya sudah masuk sejak kemarin,” katanya.
Penanganan lanjutan di Palembayan, termasuk evakuasi material longsor yang menimbun rumah dan kendaraan, baru dapat dilakukan setelah penyelesaian penanganan di lokasi prioritas.
BPBD menegaskan bahwa mereka bekerja semaksimal mungkin, mengingat hampir seluruh wilayah Kabupaten Agam kini harus menghadapi dampak ganda berupa banjir dan longsor yang terjadi dalam waktu bersamaan. (red)