"Kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dan masyarakat diimbau tetap waspada, terutama yang tinggal di wilayah berisiko atau dekat pohon berukuran besar," katanya.
Begitu laporan diterima, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kota Padang langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon.
Hingga laporan terakhir dihimpun, proses pembersihan masih berlangsung dan petugas terus bekerja memastikan jalur rumah warga kembali aman.
Upaya penanganan tidak hanya dilakukan oleh BPBD. Sejumlah unsur juga turut membantu di lapangan, antara lain Kasi Trantib Kecamatan Padang Selatan, pihak kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, personel BKO Satpol PP kecamatan, Dubalang, KSB, RT/RW, hingga warga setempat. Kolaborasi ini membuat proses penanganan berjalan lebih cepat meski kondisi medan cukup menantang.
"Kami kembali mengingatkan masyarakat agar segera melapor bila menemukan potensi bahaya seperti pohon miring, dahan rapuh, atau tanda-tanda ancaman lainnya. Layanan pengaduan dapat melalui call center (0751) 778775 atau WhatsApp 0858-9152-2181 yang siaga menerima laporan masyarakat.
Peristiwa pohon tumbang ini, kata Al Banna, kembali menunjukkan bahwa cuaca ekstrem masih menjadi ancaman bagi sejumlah wilayah di Padang.
"Kewaspadaan dan respons cepat menjadi kunci untuk meminimalkan risiko dan kerugian, terutama pada permukiman padat yang berada di bawah potensi bahaya pohon besar," tuturnya. (adl)