BPS: Ekonomi Sumbar Triwulan III 2025 Menguat, Ekspor Naik 38 Persen

Photo Author
Fakhruddin Arrazi, Sumbardaily.com
- Kamis, 6 November 2025 | 10:28 WIB
Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi atau lebih dikenal Masjid Raya Sumbar. (Foto: Indra Kurniawan/Sumbar Daily)
Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi atau lebih dikenal Masjid Raya Sumbar. (Foto: Indra Kurniawan/Sumbar Daily)


Sumbardaily.com, Padang – Perekonomian Sumatera Barat (Sumbar) menunjukkan tren positif pada triwulan III tahun 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, pertumbuhan ekonomi daerah tersebut tercatat sebesar 3,36 persen year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun 2024.





Kepala BPS Sumbar, Sugeng Arianto, menyebutkan bahwa pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan signifikan di sejumlah lapangan usaha, terutama sektor berbasis jasa dan industri pengolahan.





“Sektor Jasa Lainnya serta Industri Pengolahan menjadi dua kontributor utama pertumbuhan, masing-masing tumbuh 10,10 persen dan 9,06 persen,” ujar Sugeng dalam keterangannya, Kamis (6/11/2025).





Ia menambahkan, sektor Jasa Pendidikan juga mencatatkan kinerja kuat dengan pertumbuhan 7,69 persen, diikuti Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 6,93 persen. Sementara itu, Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, yang selama ini menjadi sektor dominan dalam struktur ekonomi Sumatera Barat, turut tumbuh positif sebesar 2,83 persen.





Adapun lapangan usaha Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor meningkat 4,81 persen, sedangkan Transportasi dan Pergudangan mengalami kontraksi 0,95 persen, dan Konstruksi juga turun 1,02 persen.





Kinerja dari Sisi Pengeluaran: Ekspor dan Impor Tumbuh Tinggi





Dari sisi pengeluaran, perekonomian Sumbar pada triwulan III-2025 juga mencatat pertumbuhan 3,36 persen (yoy). Pertumbuhan tertinggi dicatat oleh komponen Impor Luar Negeri yang melonjak 52,18 persen, meski Sugeng mengingatkan bahwa impor termasuk faktor pengurang dalam perhitungan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).





“Selain itu, komponen Ekspor Luar Negeri tumbuh 38,53 persen, diikuti Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) sebesar 6,08 persen, serta Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 1,64 persen,” ujar Sugeng.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Fakhruddin Arrazi

Rekomendasi

Terkini

X