Sumbardaily.com, Padang - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PT Rizki Bukit Barisan (RBB), Texcal Mahato Inc dan PT Bumi Siak Pusako (BSP) menggelar kegiatan Energy Meet Up di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa (4/11/2025).
Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagut, Yanin Kholison, menerangkan bahwa kegiatan yang dihadiri oleh 15 perwakilan media massa di Sumbar ini bertujuan mempererat silaturahmi, memperkenalkan lebih dekat industri hulu migas, serta menyamakan persepsi mengenai peran strategis sektor migas bagi pembangunan nasional dan daerah.
Menurut Yanin, industri hulu migas memiliki peran penting tidak hanya sebagai penyumbang penerimaan negara, tetapi juga sebagai penggerak roda ekonomi di berbagai daerah, termasuk di Sumatera Barat.
“Industri hulu migas bukan sekadar tentang energi. Lebih dari itu, migas menggerakkan ekonomi daerah dan memberi efek berganda atau multiplier effect yang luas bagi pembangunan,” katanya.
Secara nasional, Yanin menambahkan, kontribusi sektor hulu migas terhadap penerimaan negara sangat signifikan.
Tercatat sejak tahun 2002 hingga 2023, industri hulu migas telah menyumbang lebih dari Rp5.045 triliun kepada negara. Angka tersebut menjadikan sektor ini sebagai penyumbang terbesar kedua setelah pajak.
Selain memberikan kontribusi fiskal, sektor hulu migas juga turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyerapan tenaga kerja lokal, peningkatan kapasitas usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di sekitar wilayah operasi, serta pasokan gas bumi yang menopang kebutuhan listrik PLN di berbagai daerah.