Sumbardaily.com, Sawahlunto - Duka kembali menyelimuti dunia pendidikan di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar). Saat bangsa ini memperingati Hari Sumpah Pemuda, semangat yang seharusnya menjadi pengingat tekad generasi muda justru diwarnai kabar pilu.
Seorang pelajar SMP ditemukan meninggal dunia di ruang kelasnya, Selasa (28/10/2025), diduga karena bunuh diri.
Peristiwa ini terjadi hanya berselang beberapa waktu lalu setelah kejadian serupa yang juga mengguncang Kota Sawahlunto.
Dua tragedi dalam waktu berdekatan ini membuat banyak pihak tersentak dan menimbulkan pertanyaan besar tentang kondisi psikologis para pelajar di daerah tersebut.
Kapolsek Barangin, Ipda Gorrahman, membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan, informasi pertama diterima dari pihak sekolah sekitar pukul 12.01 WIB, bertepatan dengan waktu azan Zuhur.
Petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengamanan.
“Benar, korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa di dalam kelasnya. Dari pemeriksaan awal, terdapat lilitan dasi sekolah di leher korban,” ujar Gorrahman saat dikonfirmasi.