Kapal Mati Mesin di Perairan Mentawai, Empat WNA dan Dua WNI Berhasil Diselamatkan

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 26 Oktober 2025 | 08:36 WIB
Kantor SAR Mentawai mengevakuasi satu kapal yang terombang-ambing di perairan kepulauan tersebut. (Dok. Basarnas)
Kantor SAR Mentawai mengevakuasi satu kapal yang terombang-ambing di perairan kepulauan tersebut. (Dok. Basarnas)


Sumbardaily.com, Kepulauan Mentawai - Kantor SAR Mentawai melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terhadap satu kapal yang mengalami mati mesin di perairan Selat Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) pada Sabtu (25/10/2025) sore.





Informasi awal diterima pada pukul 16.20 WIB dari pelapor bernama Sammy Firth, yang merupakan salah satu rekan korban dan termasuk dalam rombongan kapal.





Berdasarkan laporan tersebut, kapal mengalami gangguan mesin di koordinat 00°49'7.80" LS – 98°45'48.00" BT, atau sekitar 95,41 nautical mile arah 325° dari Dermaga Tua Pejat.





Sebelumnya, pada pukul 15.37 WIB, sinyal distress sempat terdeteksi dan berhasil dipastikan berasal dari kapal yang tengah mengalami kendala di tengah laut.





Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Mentawai segera mengerahkan dua tim penyelamat dari Unit Siaga SAR Siberut dan Kantor SAR Mentawai.





Tim berangkat menggunakan dua armada utama, yakni Kapal Negara (KN) SAR Ramawijaya 240 dari Dermaga Tuapejat dan RIB 03 dari Unit Siaga SAR Siberut.





Dalam operasi ini, sejumlah perlengkapan pendukung juga disiapkan, termasuk Rescue D-Max, alat komunikasi, perlengkapan evakuasi, serta peralatan medis.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X