“Memang ini tekad kita sebagai bangsa. Tekad saya, puluhan tahun saya membela Palestina, puluhan tahun sejak saya masih muda. Kita terus-menerus mendukung kemerdekaan Palestina, rakyat Palestina,” ujar Prabowo.
Ia juga menjelaskan, komitmen Indonesia terhadap Palestina telah dibuktikan secara nyata melalui pengiriman berbagai bentuk bantuan kemanusiaan ke wilayah konflik. Indonesia, katanya, konsisten menunjukkan solidaritasnya, baik melalui pengiriman bantuan pangan maupun logistik.
“Kita kirim bantuan, kita kirim kapal, kita kirim Hercules berkali-kali. Saya kira rakyat Palestina dan rakyat Timur Tengah melihat bagaimana komitmen Indonesia. Kita juga kirim bantuan pangan cukup besar, ribuan ton beras kita kirim. Dan kita terus commit untuk mendukung ini,” jelasnya.
Lebih jauh, Prabowo menuturkan bahwa Indonesia siap berkontribusi lebih jauh dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan, termasuk melalui pengiriman pasukan perdamaian bila diperlukan. Menurutnya, sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Turki, Qatar, dan Mesir telah menanyakan kesiapan Indonesia untuk mengambil peran tersebut.
“Saya ditanya oleh pihak-pihak yang merupakan mediator kunci—Amerika Serikat, Turki, Qatar, Mesir, dan negara-negara yang langsung berurusan dengan Palestina. Mereka bertanya bagaimana kesiapan Indonesia. Kami katakan kami siap,” sebut Prabowo.
Pernyataan tersebut mempertegas posisi Indonesia sebagai negara yang konsisten mengusung prinsip politik luar negeri bebas aktif, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan perdamaian global. Dukungan terhadap Palestina, menurut Presiden, bukan semata urusan politik, melainkan juga cerminan jati diri bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemerdekaan dan solidaritas antarbangsa. (red)