Badan Geologi Imbau Warga Waspadai Gunung Talang Meski Status Masih Normal

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 11 Oktober 2025 | 17:31 WIB
Gunung Talang Kawah Selatan (Foto: Badan Geologi PVMBG Kementerian ESDM)
Gunung Talang Kawah Selatan (Foto: Badan Geologi PVMBG Kementerian ESDM)



Meski demikian, Badan Geologi tetap meminta masyarakat dan wisatawan berhati-hati, khususnya di sekitar Kawah Selatan yang memiliki potensi rawan longsor. Struktur tanah di kawasan tersebut cukup labil dan mudah tergerus air hujan, sehingga bisa membahayakan apabila didekati terlalu dekat.





Selain itu, Wafid juga mengingatkan masyarakat untuk tidak termakan isu-isu yang belum diverifikasi dan hanya mengacu pada informasi resmi dari Badan Geologi.





Pemantauan terhadap aktivitas Gunung Talang, kata dia, terus dilakukan secara intensif oleh petugas lapangan menggunakan instrumen seismograf dan pengamatan visual harian.





“Kegempaan Gunung Talang pada umumnya didominasi oleh Gempa Tektonik Jauh. Pada tanggal 9 Oktober 2025 terekam Gempa Volcano-Tectonic (VT) sebanyak 28 kali kejadian, dan tercatat swarm atau rentetan Gempa VT dari pukul 23:01 hingga 23:04 WIB sebanyak 14 kali,” ujarnya.





Data tersebut menunjukkan bahwa aktivitas kegempaan di Gunung Talang masih berada dalam rentang yang dapat ditoleransi. Namun, pihaknya menekankan bahwa pemantauan dan evaluasi status tetap dilakukan secara berkala, terutama jika terdapat perubahan mendadak baik secara visual maupun seismik.





“Tingkat aktivitas Gunung Talang akan segera ditinjau kembali apabila terjadi perubahan visual atau kegempaan yang signifikan,” kata Wafid menegaskan.





Gunung Talang dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Sumbar. Gunung ini memiliki dua kerucut utama, yaitu Talang Jantan di bagian timur dan Talang Betina di bagian barat, yang membentuk kompleks gunung api aktif di wilayah Solok. (red)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X