Hindari Macet, Ini Jadwal Buka Tutup Jalan Pekanbaru–Padang Akibat Proyek Tol

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 11 Oktober 2025 | 15:27 WIB


Sumbardaily.com, Padang – PT Hutama Karya (Persero) akan menerapkan sistem buka-tutup lalu lintas di Jalan Nasional Pekanbaru–Padang KM 17+900, tepatnya di kawasan Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar. Pengaturan ini dilakukan untuk mendukung pekerjaan erection girder atau pemasangan balok jembatan dalam Proyek Tol Lingkar Pekanbaru yang merupakan bagian penting dari jaringan Tol Trans Sumatera (JTTS).





Sistem buka-tutup tersebut diberlakukan dalam dua periode, yakni pada 14–17 Oktober 2025 dan 21–24 Oktober 2025, masing-masing berlangsung pada pukul 00.00–01.00 WIB dan 03.00–04.00 WIB. Pengaturan ini dirancang agar pekerjaan dapat berjalan aman tanpa menimbulkan kemacetan di jalur nasional yang menjadi akses vital antarwilayah di Provinsi Riau.





Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menjelaskan bahwa pengaturan lalu lintas tersebut merupakan bagian dari langkah mitigasi keselamatan selama proses pengerjaan berlangsung.





“Agar lalu lintas tetap aman dan lancar selama proses pekerjaan berlangsung tanpa menimbulkan gangguan, dalam penerapan sistem ini, kami berkoordinasi dengan Badan Pengelola Transportasi Daerah (BPTD) Riau Kementerian Perhubungan, Ditlantas Polda Riau, Satlantas Polres Kampar, Badan Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau Kementerian Pekerjaan Umum (PU), serta Dinas Perhubungan Provinsi Riau,” ujar Adjib dalam keterangan resmi, Sabtu (11/10/2025).





Menurut Adjib, pekerjaan erection girder ini merupakan tahapan krusial dalam pembangunan Tol Lingkar Pekanbaru, sehingga keselamatan dan ketertiban pengguna jalan menjadi prioritas utama. Untuk mendukung kelancaran sistem buka-tutup, Hutama Karya telah menyiapkan sejumlah fasilitas tambahan di sekitar lokasi proyek.





Di antaranya, dua kantong parkir sementara disediakan di Jalan Air Hitam dan Jalan Kubang Raya yang difungsikan sebagai holding area bagi kendaraan pribadi maupun angkutan barang yang harus menunggu giliran melintas selama periode penutupan. Petugas gabungan akan mengarahkan kendaraan ke area ini guna mencegah penumpukan di titik pekerjaan serta menjaga arus lalu lintas tetap terkendali.





“Selain itu, disiapkan pula jalur detour (jalur darurat) bagi kendaraan prioritas seperti ambulans, mobil pemadam kebakaran, dan kendaraan dinas pengamanan agar dapat melintas dengan cepat apabila dibutuhkan dalam kondisi darurat. Pengaturan jalur ini akan dikawal langsung oleh petugas lapangan untuk memastikan keamanan dan keselamatan di sekitar area proyek,” tambah Adjib.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X