Kebakaran di Lubuk Begalung, Damkar Padang Selamatkan 4 Rumah dari Api

Photo Author
Fakhruddin Arrazi, Sumbardaily.com
- Jumat, 10 Oktober 2025 | 10:02 WIB
Damkar Padang padamkan kebakaran rumah di Teluk Nibung, Lubuk Begalung, Jumat pagi (10/10/2025). Empat rumah berhasil diselamatkan dari amukan api. (Foto: Damkar Padang)
Damkar Padang padamkan kebakaran rumah di Teluk Nibung, Lubuk Begalung, Jumat pagi (10/10/2025). Empat rumah berhasil diselamatkan dari amukan api. (Foto: Damkar Padang)


Sumbardaily.com, Padang – Kepulan asap tebal tiba-tiba membumbung dari kawasan padat penduduk di Teluk Nibung, Kelurahan Gates, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Jumat (10/10/2025) pagi. Dalam hitungan menit, warga panik karena api mulai melahap bagian dapur sebuah rumah milik warga setempat. Beruntung, respons cepat Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang berhasil mencegah kobaran api meluas ke rumah lainnya.





Menurut laporan resmi Damkar Padang, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Tim pemadam menerima laporan dari warga yang menyaksikan asap keluar dari bagian belakang rumah. Hanya satu menit setelah laporan masuk, empat unit armada langsung dikerahkan ke lokasi yang berjarak sekitar 3,5 kilometer dari pos terdekat.





Kabid Operasi dan Sarana Prasarana Damkar Kota Padang, Rinaldi, mengatakan, tim pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 08.40 WIB dan langsung berupaya mengendalikan api yang membakar dapur rumah milik Rifqi Murfid (29), seorang mahasiswa. Dalam waktu kurang dari 20 menit, tepatnya pukul 08.56 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya.





“Begitu laporan masuk, armada langsung kami gerakkan. Kondisi di lapangan cukup menantang karena kawasan tersebut padat penduduk dan akses jalan sempit. Namun, berkat koordinasi cepat di lapangan, api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke rumah lain,” ujar Rinaldi saat dihubungi.





Ia menjelaskan, luas area yang terbakar mencapai sekitar 50 meter persegi, terutama di bagian dapur rumah. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden tersebut. Meski demikian, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta, sementara nilai aset yang berhasil diselamatkan mencapai sekitar Rp500 juta.





“Bantuan juga datang dari personel TNI dan petugas PLN yang segera memutus aliran listrik di sekitar lokasi agar tidak terjadi korsleting susulan,” jelas Rinaldi.





Dari hasil penelusuran awal, kebakaran pertama kali diketahui oleh Erni (55), warga sekitar yang melihat asap keluar dari belakang rumah. Ia kemudian menghubungi layanan darurat Padang Siaga 112 untuk melaporkan kejadian tersebut. “Kami sedang menyelidiki penyebab pastinya, namun dugaan sementara api berasal dari area dapur,” kata Rinaldi menambahkan.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Fakhruddin Arrazi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X