Gara-gara Bakar Sampah, Belasan Rumah di Padang Hangus Terbakar

Photo Author
Fakhruddin Arrazi, Sumbardaily.com
- Kamis, 9 Oktober 2025 | 14:35 WIB
Belasan rumah di Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, hangus terbakar  Padang hangus terbakar pada Kamis (9/10/2025) siang diduga akibat pembakaran sampah. (Foto: Istimewa)
Belasan rumah di Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, hangus terbakar Padang hangus terbakar pada Kamis (9/10/2025) siang diduga akibat pembakaran sampah. (Foto: Istimewa)


Sumbardaily.com, Padang – Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, pada Kamis (9/10/2025) siang. Sedikitnya 14 rumah warga hangus terbakar setelah api yang diduga berasal dari pembakaran sampah menjalar cepat di tengah padatnya permukiman.





Kabid Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 10.51 WIB. Tak sampai satu menit setelah laporan diterima, tim pertama langsung diberangkatkan menuju lokasi.





“Begitu laporan masuk, kami langsung mengerahkan armada ke lokasi. Saat tiba, api sudah membesar karena jarak antarbangunan sangat rapat dan akses jalan menuju titik kebakaran cukup sempit,” ujar Rinaldi.





Menurut Rinaldi, kebakaran itu melalap area seluas sekitar 900 meter persegi dan menimbulkan kepanikan di lingkungan sekitar. Sebanyak 15 unit armada pemadam serta 120 personel dikerahkan untuk menjinakkan api yang kian membesar. Proses pemadaman berlangsung lama karena kondisi lingkungan yang padat dan sulit dijangkau mobil pemadam.





Permukiman Padat, Api Cepat Menyebar





Berdasarkan keterangan seorang saksi bernama Gusmawati (44), api awalnya muncul dari tumpukan sampah yang sedang dibakar di dekat permukiman warga. Tak lama, percikan api tertiup angin dan mengenai bangunan terdekat. Dalam hitungan menit, api menyambar ke rumah lain yang berdempetan tanpa celah.





“Begitu api membesar, saksi langsung menghubungi petugas Damkar,” kata Rinaldi.





Warga sekitar pun berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil mengevakuasi barang berharga. Namun, karena tiupan angin cukup kencang dan material bangunan sebagian besar terbuat dari kayu, kobaran api sulit dikendalikan.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Fakhruddin Arrazi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X