“Insyaallah kami dari Kejati siap memfasilitasi dan mendukung penuh pembangunan Batang Kandih dan Sitinjau Lauik ini. Hilangkan sekat-sekat, mari kita merapat untuk hasil yang lebih hebat demi kemajuan Sumbar,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Andre Rosiade menyebut rapat ini sebagai langkah awal memperkuat koordinasi antarinstansi untuk mempercepat realisasi proyek strategis di Sumbar. Ia menilai, kehadiran Kejati sangat penting dalam memastikan seluruh proses administrasi dan hukum berjalan sesuai aturan.
“Rapat ini merupakan langkah awal untuk menjalin komunikasi dan melakukan brainstorming bersama seluruh pihak terkait. Kami berharap dukungan dari Ibu Kajati agar percepatan pembangunan di Sumbar bisa terwujud, terutama untuk proyek fly over demi keamanan pengendara,” pungkas Andre.
Pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik sendiri merupakan proyek yang telah lama dinanti masyarakat karena diharapkan mampu mengatasi medan ekstrem di jalur Padang–Solok yang selama ini rawan kecelakaan dan kemacetan panjang. Sementara proyek Pengendalian Banjir Sungai Batang Kandis menjadi solusi jangka panjang bagi wilayah-wilayah di Padang yang kerap terdampak banjir musiman.
Melalui dukungan lintas sektor—pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga aparat penegak hukum—Pemko Padang optimistis kedua proyek ini dapat diselesaikan sesuai target dan memberi dampak besar terhadap kemajuan infrastruktur serta keselamatan masyarakat di Sumbar. (red)