Lebih lanjut, Benni menekankan pentingnya evaluasi dan pengawasan ketat dalam menjalankan program strategis tersebut. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Kita semua ingin kasus ini menjadi yang pertama dan terakhir. Ke depan, koordinasi akan diperkuat agar program berjalan sesuai tujuan mulianya, yaitu meningkatkan gizi masyarakat,” tambahnya.
Dengan adanya kepastian biaya pengobatan ditanggung BGN, pemerintah daerah berharap masyarakat tetap mendukung implementasi program MBG.
Pemerintah pusat maupun daerah disebut akan terus berkoordinasi demi memastikan manfaat program bisa dirasakan secara maksimal oleh masyarakat Agam dan wilayah lain di Sumbar. (red)