Sumbardaily.com, Padang – Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terus menunjukkan dampak nyata terhadap perekonomian di Pulau Sumatra. Tidak hanya memangkas waktu tempuh perjalanan, keberadaan jalan tol yang dikelola PT Hutama Karya (Persero) ini juga mendorong efisiensi biaya logistik, membuka peluang usaha baru, serta menghadirkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.
Komitmen tersebut ditegaskan kembali oleh Hutama Karya seiring peringatan Hari Perhubungan Nasional yang tahun ini mengusung tema “Bakti Transportasi Untuk Negeri”. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menyebut JTTS kini menjadi simpul konektivitas vital yang memperkuat daya saing Sumatra di kancah nasional.
“Pulau Sumatra kaya dengan komoditas unggulan, mulai dari pangan, perkebunan, hingga sumber energi seperti batu bara, timah, dan minyak bumi. Jalan tol berperan penting dalam mempercepat distribusi komoditas tersebut, menekan biaya logistik, membuat harga barang lebih kompetitif, serta meningkatkan daya beli masyarakat,” kata Adjib.
Efisiensi Logistik dan UMKM Terdongkrak
Efek positif JTTS dirasakan langsung oleh pelaku usaha. Eka, pengusaha logistik asal Pekanbaru, mengakui perbedaan signifikan sejak ruas tol beroperasi. “Sebelum ada tol, pengiriman barang tidak bisa diprediksi, biaya bahan bakar pun tinggi karena rute berliku. Kini, perjalanan lebih cepat, biaya operasional menurun, dan kami bisa memberikan harga lebih bersaing kepada klien,” ujarnya.
Selain logistik, UMKM lokal juga menikmati imbas positif. Hutama Karya mengalokasikan lebih dari 50 persen ruang tenant di rest area JTTS untuk pelaku usaha kecil. Produk makanan khas daerah, kerajinan tangan, hingga oleh-oleh lokal kini lebih mudah dipasarkan ke pengguna jalan.
“Ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi motor penggerak ekonomi baru. Dengan rest area sebagai etalase produk lokal, UMKM bisa naik kelas sekaligus memperkenalkan identitas daerah ke lebih banyak orang,” kata Adjib.
Perjalanan Lebih Singkat, Layanan Lebih Modern
Hingga kini, Hutama Karya telah mengoperasikan 791,85 kilometer JTTS yang menghubungkan pusat-pusat ekonomi strategis. Meski jaringan tol belum sepenuhnya tersambung, masyarakat sudah merasakan manfaatnya.